Konsumsi daging yang berlebihan bisa berbahaya bagi kesehatan

Konsumsi daging yang berlebihan bisa berbahaya bagi kesehatan

Ketahui berapa banyak daging yang harus dikonsumsi dan dampak konsumsi protein hewani yang berlebihan

Organisasi Kesehatan Dunia baru-baru ini mengelompokkan sosis sebagai zat karsinogen, sangat penting bagi konsumen daging untuk mengetahui dampak berbahaya dari makanan hewani terutama daging dan produk turunannya.

Sebagai konsekuensinya, ahli gizi menyarankan agar kita menghindari konsumsi daging, daging penuh lemak, dan daging olahan secara berlebihan karena nutrisi karnivora dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular yang serius dan bahkan terkadang menyebabkan kanker (terutama kanker usus besar).

Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa rendahnya konsumsi daging merah berarti memiliki tingkat kesehatan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, membatasi daging yang dicerna sampai dengan aksimum 450 gram per minggu dan menghindari sosis serta produk berbahan dasar daging (baik kemasan mau pun olahan rumahan) akan benar-benar berkontribusi menurunkan risiko penyakit, menghindari konstipasi, asidosis metabolik, dan kadar kolesterol tinggi yang selanjutnya dapat memicu kondisi kesehatan.

Selain itu, menghindari konsumsi daging dan organ hewan ternak juga mendatangkan manfaarlt karena tingginya jumlah kandungan hormon pertumbuhan, antibiotik, dan toksin yang merupakan zat yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

Di sisi lain, diet tanpa daging adalah alternatif yang sangat sehat, memberikan peningkatan ketahanan terhadap penyakit dan status kesehatan umum yang lebih baik, biasanya orang yang memilih makanan vegetarian/vegan sering kali adalah orang-orang yang cenderung tidak mengunjungi dokter.